Ada orang yang pernah bilang lebih baik aku menjadi lampu yang bersinar redup, namun berada di tengan kegelapan dari pada menjadi lampu yang bersinar dan menyala terang, namun berada di antara lampu mercusuarAdakah kau menangkap sarkasme disana?Adakah kau menangkap suatu ketidakpercayaan?Adakah kau menangkap suatu ketakutan? Kerendahan?Suatu rasa yang yang membuatmu terpaksa menciut, bersembunyi di balik semua digdayaDigdaya yang seharusnya kau miliki, tapi tak pernah engkay keluarkanKarena kau tak memberinya kesempatanBah, katakan padaku apa itu kesempatan !!Masih adakah kesempatan untuk sebuah sinar, untuk diperhatikan, apabila dia bersanding diantara jutaan lampu yang juga bersinar semua?Sepasang mata akan bingung untuk memilihAku bingung hendak memilih tempat manaNamun sejujurnya aku merindukan tempatku terdahuluDi dalam suatu ruangan yang pengap dan gelapNamun dengan sepasang mata yang bersorot lembut, mengucapkan terimakasih karena aku telah menerangi gelapnyaSeberapa reduppun sinarku, tapi paling tidak hanya aku seorang lampu yang menyala disana
you never know what you're gonna get. Yeap that's true, like our life... It's full of mystery
Minggu, 27 Februari 2011
DILEMA
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar